Sunday, 21 April 2013

Sisa Laskar Tua

Puisi ini berisi nasihat buat anak-anak dan cucuku supaya hati-hati dalam memilih sahabat. Sangat susah memilih sahabat sejati.


SISA LASKAR TUA

Dulu ketika muda
Tenaga dan semangatmu menyala
Dunia seakan dalam genggaman jala
Segala keinginan dapat dicapai

Semua orang datang menghampiri
Mengaku sahabat teman berbagi
Banyak orang bahkan menjadi iri
Karena bagimu semua seakan diujung jari

Kini di usia senja
Tubuhmu mulai renta
Termakan usia
Berbagai penyakit mulai menyapa

Sahabat dan kawan meninggalkan
Karena kamu tidak dapat digunakan
Hanya sahabat sejati, anak dan isteri
Yang setia mendampingi

Bagimu tidak ada lagi
Yang masih berarti
Selain berbagi sisa ilmu duniawi
Untuk bekal akherat nanti

Tenaga dan semangatmu mulai meredup
Jantungmupun seakan enggan berdegup
Namun jiwa dan semangatmu yang masih hidup
Untuk menatap anak cucu yang hidup cukup

(Bogor, 28 Maret 2006)

2 comments: